Preman Pensiun, Sinetron Mafia Bermuatan Lokal

Indonesia juga punya kisah mafia yang memiliki kearifan lokal, lho. Hal tersebut ditunjukkan lewat sinetron yang bertajuk Preman Pensiun. Bukan sekadar sinetron drama dan komedi biasa, Preman Pensiun memiliki cerita yang unik dan juga berbobot serta menjadi cerminan salah satu kehidupan masyarakat di kota Bandung.

 

Preman Pensiun bermula dari kisah Bahar, seorang pria miskin dari kota kecil di Jawa Barat yang merantau ke Bandung.

 

Karena ia kesal dengan jaringan preman yang terus-menerus memaksa pajak non-resmi di sana, Bahar pun kemudian memutuskan untuk masuk ke jalan tersebut dan menjadi dihormati. Lama-kelamaan, karena usaha, kegigihan, dan kemampuan untuk beladiri Bahar pun menjadi penguasa dari berbagai warung kaki lima dan jaringan preman-preman yang ada di kota Bandung.

 

Bahar memiliki rekan bernama Muslihat yang dulunya merupakan pencuri yang masuk ke rumahnya untuk membantu ibunya yang sakit.

 

Muslihat yang dipercaya sebagai tangan kanan Bahar juga berperan penting dalam kesuksesan Bahar saat memimpin jaringan preman dan kaki lima di kota Bandung.

 

Namun, setelah Bahar tua, Bahar pun memutuskan untuk bertaubat. Hal tersebut terjadi karena ia bermimpi istrinya berkata kepadanya agar mereka bertemu di surga suatu saat nanti.

Konflik yang Menarik

Konflik yang disajikan oleh Preman Pensiun ini sangat menarik. Konfliknya adalah tentang perebutan kekuasaan, konspirasi dan juga konflik konflik sosial yang kerap kita temukan di kota-kota besar dan di antara para pedagang pasar kaki lima dan terminal.

 

Konflik-konflik yang alami ini membuat Preman Pensiun sangat menyenangkan untuk ditonton dan memberikan khasanah pengetahuan baru bagi anda. Selain itu tokoh-tokohnya pun berakting dengan sangat natural dan tidak hanya mengandalkan ketampanan saja.

 

Pemilihan cast dari dari karakter-karakter yang ada di Preman Pensiun dilakukan dengan sangat baik sehingga sangat merepresentasikan kehidupan masyarakat kalangan menengah ke bawah. Itulah alasan yang membuat Preman Pensiun menjadi sinetron dengan rating yang tinggi, bahkan diangkat menjadi film.

 

Pesan Moral yang Kuat

Sinetron Preman Pensiun juga memuat pesan moral yang kuat. Misalnya seperti bekerja sama, pekerjaan, konflik sosial, bahkan tentang hubungan anak dan orang tua.

 

Walaupun Muslihat adalah preman tetapi bukan berarti ia sepenuhnya jahat. Bahkan hal tersebut terjadi karena adanya konstruksi sosial sehingga kita tidak bisa menyalahkan salah satu pihak saja hanya karena profesi atau karena identitasnya. Begitu kuat pesan moral yang ditampilkan oleh Preman Pensiun sehingga bisa menjadi tontonan yang tidak hanya menghibur tetapi juga edukatif bagi siapa saja.

 

Menonton Preman Pensiun di TV Online

Mungkin Anda tidak bisa terus menerus berada di rumah dan duduk di depan layar kaca. Jika begitu, Anda mungkin ketakutan akan ketinggalan episode-episode terbaru dari sinetron ini.

 

Sekarang Anda sudah tidak perlu khawatir lagi. Dengan menggunakan Vision+, Anda bisa menonton tayangan apa saja yang Anda sukai, kapan saja. Vision+ adalah platform yang bisa diunduh di ponsel Anda untuk menonton channel-channel TV, termasuk TV Online RCTI dan juga berbagai macam film dan konten-konten menarik lainnya.

 

Vision+ bisa diunduh di ponsel dengan masuk ke App Store atau Play Store. Dengan berlangganan Vision+, dapatkan berbagai macam tayangan yang menarik dengan harga terjangkau. Anda juga dapat menonton tayangan yang sudah lewat selama 7 hari semenjak penayangannya.

 

Menonton TV Online RCTI dan menikmati Preman Pensiun akan sangat menyenangkan dilakukan di Vision+. Yuk, unduh sekarang juga!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *