Upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir kini semakin mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk dunia pendidikan. Salah satu bentuk kontribusi nyata datang dari Universitas Pertamina yang bersama Pertamina Foundation melakukan aksi penanaman mangrove di wilayah pesisir Desa Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi simbol kepedulian, tetapi merupakan bagian dari langkah strategis jangka panjang dalam merespons persoalan abrasi pantai yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Muara Gembong sebagai Wilayah Prioritas Konservasi
Muara Gembong dikenal sebagai salah satu kawasan pesisir yang mengalami perubahan garis pantai cukup signifikan dalam dua dekade terakhir. Kombinasi antara faktor alam seperti gelombang laut dan menurunnya tutupan vegetasi alami menjadikan wilayah ini rentan terhadap abrasi.
Kondisi tersebut berdampak tidak hanya pada lingkungan fisik, tetapi juga terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat, khususnya nelayan. Oleh karena itu, kawasan ini dipilih sebagai lokasi utama kegiatan konservasi karena memiliki urgensi tinggi untuk pemulihan ekosistem pesisir.
Target Jangka Panjang Penanaman Mangrove
Program ini tidak bersifat satu kali kegiatan, melainkan dirancang sebagai agenda berkelanjutan. Universitas Pertamina dan Pertamina Foundation menargetkan penanaman 10.000 bibit mangrove dalam kurun waktu lima tahun. Hingga awal 2026, sebanyak 4.400 bibit telah tertanam, termasuk 1.400 bibit terbaru yang ditanam pada Januari 2026.
Pemilihan Jenis Bakau sebagai Solusi Efektif
Bibit mangrove yang ditanam sebagian besar berasal dari jenis *Rhizophora apiculata* atau bakau. Jenis ini dipilih karena memiliki karakter akar tunjang yang kuat, mampu menahan sedimen, serta efektif dalam menyerap karbon dioksida. Selain berfungsi sebagai penahan abrasi, bakau juga berperan sebagai penyimpan karbon alami yang mendukung upaya mitigasi perubahan iklim. Pola tanam dengan jarak teratur memungkinkan pertumbuhan tanaman lebih optimal dan memperkuat struktur pesisir secara alami.
Peran Mahasiswa dalam Aksi Lingkungan
Kegiatan ini melibatkan mahasiswa Universitas Pertamina yang tergabung dalam komunitas Sobat Bumi. Mereka tidak hanya berpartisipasi dalam penanaman, tetapi juga mendapatkan pembekalan langsung mengenai kondisi ekologis pesisir dan teknik konservasi. Pengalaman ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang memperkaya pemahaman mahasiswa tentang isu lingkungan sekaligus menumbuhkan kesadaran sosial dan tanggung jawab ekologis sejak dini.
Bagi yang tertarik mengenal lebih dekat Universitas Pertamina dan ingin mengetahui jalur pendaftaran resminya, informasi lengkap mengenai daftar program studi dan proses admisi dapat diakses melalui situs https://pmb.universitaspertamina.ac.id/admisi?src=101.
